FOOTBALL FIGHTING AND FASHION

Minggu, 26 April 2015

TUGAS SOFTSKILL 2

Nama : Arif Noviyanto
NPM : 51412117
Kelas : 3IA25

Tugas Softskill 2

Pengantar Teknologi Game



Analisa Game Pacman 



Pacman adalah sebuah permainan video arkade yang cukup terkenal. Cara bermainnya mudah yaitu pemain (pacman) diharuskan memakan makanan (berbentuk titik-titik kecil) dan sebuah bulatan besar (energizer) sampai habis di dalam sebuah labirin yang berliku-liku. Tidak hanya menghabiskan makanan tersebut, pemain juga harus menghindari 4 ‘hantu’ yang berkeliaran secara random untuk menangkap pemain. Jika pemain bertemu dengan hantu-hantu tersebut maka pemain dinyatakan gagal dan harus mengulangi dari awal lagi. Tetapi pemain bisa mengalahkan hantu tersebut dengan memakan energizer yang terdapat di pojokkan labirin. Jika pemain memakan titik besar tersebut, maka para hantu akan ketakutan dan berusaha menjauh dari pemain. Dalam hal ini pemain bisa memakan hantu tersebut dan mendapatkan bonus yang besar, tetapi para hantu yang termakan tidak mati begitu saja, mereka kembali ke posisi semula dan kembali mengejar pemain. Pemain dinyatakan menang jika semua makanan habis tak tersisa dan pemain akan memasuki level berikutnya.
Pergerakan para hantu ini dipengaruhi oleh kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI), dimana para hantu diberi kecerdasan untuk menentukan langkah dan mengambil keputusan akan bergerak kemana dengan menentukan rute yang paling pendek (minimum), tujuannya adalah menangkap pemain. Setiap hantu harus memiliki pemikiran berbeda dan memiliki kemampuan bekerja sama untuk mengejar pemain, sehingga permainan akan tampak lebih menarik. Persoalan mendekati karakter Pacman ini dapat diselesaikan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan menggunakan algoritma greedy.

Untuk melakukan hal ini, kita harus memberikan prioritas yang berbeda-beda pada masing-masing musuh, maka dengan sendirinya dia akan bergerak ke arah yang berbeda.
Kita ambil contoh dari keempat hantu itu, misalnya hantu yang berwarna merah. Hantu merah ini memulai gerakannya diluar rumah hantu. Dan digambarkan sebagai ancaman pertama yang muncul karena gerakannya hampir selalu di belakang pemain, begitu juga untuk ketiga hantu yang lainnya, mereka memiliki karakteristik masing-masing untuk mengejar target. Berikut merupakan tampilan awal dari game Pacman :



Hantu yang berwarna merah akan terus mengikuti targetnya, jika target ke kanan maka hantu akan ke kanan, jika ke kiri maka dia juga ke kiri. Untuk hantu-hantu yang lainnya juga memiliki kemampuan dan karakteristik yang berbeda, misalkan hantu biru yang baru keluar dari rumah hantunya, dia ikut mengejar pemain, maka dengan menggunakan kemampuan yang diprogramkan, dapat dilihat apakah saat mengejar targetnya dia akan mendapat halangan (dinding labirin) atau tidak, maka disinilah para hantu di berikan kecerdasan untuk mengambil sebuah keputusan yang baik.

Cara Kerja

Kami akan menjelaskan cara kerja dari karakter musuh pacman tersebut dengan memberikan salah satu contoh keadaan dalam permainan pacman. Pada contoh kasus ini diasumsikan bahwa karakter Pacman tidak bergerak (diam saja di tempat), untuk menentukan apakah rute yang dipilih dari hasil algoritma greedy merupakan yang paling optimum atau tidak.  Berikut tampilannya :



Misal fungsi seleksi gerakkanMusuh diterapkan pada musuh Pacman yang berwarna oranye (gambar yang dilingkari). Posisi karakter musuh oranye berada di sebelah kiri karakter Pacman yang berwarna kuning, maka karakter musuh oranye seharusnya bergerak ke kanan, namun karena adanya dinding yang menghalangi, maka dilakukan pengecekan lagi terhadap perbandingan posisi Y dan didapati posisi karakter musuh oranye berada di sebelah atas karakter Pacman dan tidak ada dinding maupun karakter musuh lain yang menghalangi di atasnya, maka karakter musuh oranye dipindahkan ke atas. Hasil pergerakan pertama adalah sebagai berikut :



Setelah itu, diterapkan lagi algoritma greedy untuk kedua kalinya, posisi karakter oranye sekarang ada di sebelah kiri karakter Pacman dan tidak ada yang menghalangi di sebelah kanannya, jadi karakter musuh bisa bergerak ke kanan, seperti tampilan berikut ini :




Setelah bergerak ke kanan, algoritma greedy diterapkan lagi dan karakter musuh berada di atas Pacman, maka karakter musuh digerakkan ke bawah sampai bertemu dengan karakter Pacman : jarak yang ditempuh untuk menemukan Pacman adalah jarak yang paling pendek.


Untuk kasus ini, algoritma greedy menghasilkan solusi yang optimal. Namun sesuai dengan dasar teori, algoritma greedy tidak selalu dapat menghasilkan solusi yang optimal karena algoritma greedy tidak memeriksa semua kemungkinan.

Contoh kasus berikut adalah kasus lain dari permainan pacman yang ternyata tidak dapat diselesaikan secara optimum oleh algoritma greedy seperti contoh kasus pertama di atas, namun solusi yang dihasilkan tidak terlalu buruk.
  


Pada contoh kasus yang kedua, tetap diasumsikan bahwa karakter Pacman tidak bergerak, selain itu, karakter musuh juga tidak ikut bergerak. Misal fungsi seleksi diterapkan pada karakter musuh warna oranye. Pada gambar , karena musuh oranye ada di sebelah kiri posisi Pacman, maka musuh digerakkan ke kanan. Hasil pergerakan pertama sebagai berikut :




Setelah digerakkan ke kanan, posisi karakter musuh masih tetap di sebelah kiri Pacman, namun  musuh tidak bisa bergerak ke kanan lagi karena terhalang dinding, setelah dicek, ternyata karakter musuh berada di sebelah atas Pacman, maka sesuai dengan algoritma greedy yang telah ditetapkan, karakter musuh digerakkan ke bawah. Hasil pergerakan kedua sebagai berikut :




Setelah digerakkan ke bawah, posisi karakter musuh oranye ada di sebelah kiri dan di bawah Pacman. Algoritma greedy diterapkan sekali lagi dan karakter musuh seharusnya digerakkan ke kanan, namun karena ada karakter musuh lainnya di sana, maka karakter musuh oranye digerakkan ke bawah sekali lagi. Hasil pergerakan ketiga seperti berikut :




Pada hasil pergerakan ketiga diatas, karakter oranye bergerak ke bawah sekali lagi, dan dari sini terlihat bahwa rute yang ditempuh oleh karakter musuh oranye sudah tidak mungkin menjadi optimal lagi jika dibandingkan dengan solusi optimal (rute terpendek) seperti contoh kasus pertama.
Berikut tampilannya :
 


Solusi yang telah dicapai oleh algoritma greedy hingga pada gambar 8 di atas menunjukkan bahwa algoritma greedy yang dipilih ternyata tidak selalu menghasilkan solusi yang paling optimal. Namun demikian, karena objektif dari karakter musuh Pacman ini tidak harus selalu bergerak pada rute yang merupakan solusi paling optimum, maka algoritma greedy cukup baik untuk mendapatkan hampiran-hampiran yang mendekati solusi paling optimum tersebut.

Sumber :
[1]  Birch, Chad (2010), Understanding Pac-Man Ghost Behaviour, (diakses tangga l9 Oktober 2011 ) (http://gameinternals.com/post/2072558330/understanding-pac-man-ghost-behavior)

[2]  Pittman, jamey (2010), Pac-Man Dossier, (diakses tanggal 9 Oktober 2011)

[3]   Nugroho Chandra, Timotius (2010),  Aplikasi Algoritma Greedy untuk Pergerakan Musuh pada Pac-Man, Institut Teknologi Bandung, Bandung (diakses tanggal 10 Oktober  2011)

[4]  http://abdanniputri.blogspot.com/2012/04/analisa-game-pacman.html

Senin, 23 Maret 2015

TUGAS SOFTSKILL 1


Nama : Arif Noviyanto
NPM : 51412117
Kelas : 3IA25

Tugas Softskill 1

Pengantar Teknologi Game




1. Pengertian Game

Game adalah pada umumnya memiliki pengertian yaitu permainan. Game dalam kata Bahasa Inggris yang berarti permainan dalam kata Bahasa Indonesia. Itu pengertian pada umumnya. Pengertian secara detailnya, yakni game adalah permainan yang mana permainannya itu sendiri merujuk kepada kelincahan intelektual dan meliputi suatu arena keputusan, aksi pemainnya dan terdapat target-target yang ingin dicapai oleh setiap pemainnya. Game dibuat dengan tingkat level tertentu masing-masing yang pastinya berbeda-beda, ada yang susah, ada yang mudah. Tingkat level pada game ini dibuat dengan alasan agar menambah menarik game itu untuk dimainkan oleh pemainnya, dan juga agar si pemainnya tidak bosan akan game yang dimainkannya.

2. Perkembangan Game

Dari mana sih awal dari semua game game itu?

            Generasi game pertama muncul dari ATARI 2600 merupakan konsole game pertama yang sukses di mansanya atari 2600 ini dirilis pada oktober 1977, setelah itu dikenal dengan nama VCS (Video Computer System).
 
            Pada generasi kedua muncullah atari 7800. Konsol ini dirilis pada juni 1986 pada atari 7800 ini ada sedikit kemajuan dengan menambahkan joystik sehingga user dapat lebih mudah untuk memainkan konsole game ini namun pada masanya harga dari konsole game ini terbilang mahal yaitu $140. lalu setelah Atari 7800 ada NES Nintendo entertaintment System. Inilah konsole permainan pertama kali yang menggunakan 8 bit nah nintendo ini menghasilkan produk produk game yang lain daripada yang lain salah satu game yang compatible dengan NES ini adalah super mario bros.

            Setelah NES laris manis dengan super marionya lalu muncul lagi konsole game Sega Mega Drive sega mega drive ini merupakan generasi ke tiga dari dunia game sega menggunakan 16 bit dan dirilis pada tahun 1988, kalau tadi nintendo dikenal dengan super mario brossnya sega juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan game sonic the hedhog.

            Pada generasi ke empat dari sejarah game produksi game semakin menjamur dan berkembang pesat salah satu contoh pada generasi ke empat ini lahirlah playstation dengan menggunakan 32 bit. Generasi kelima playstation atau yang lebih akrab disebut PS semakin gencar melakukan produksi lainnya yang lebih mutakhir dengan mengeluarkan konsole game PS2 namun pada generasi ke lima ini sangat banyak sekali saingan saingan PS2 ,XBox, sega Saturn, Dreamcast, dari generasi kelima ini sudah mulai banyak perusahaan perusahaan yang memproduksi konsole game.
            Generasi sekarang, pada tahun ini sudah banyak sekali konsole game menjamur di dunia PS juga masih terus mengembangkan sistemnya dengan mengeluarkan PS3, Xbox juga mengeluarkan XBOX 360, lalu nintendo juga mengeluarkan WII.

            Jika kita perhatikan dari generasi pertama sampai generasi sekarang perkembangan game sangat cepat sekali berkembang, bahkan sekarang lagi dikembangkan game yang menggunakan kacamata khusus sehingga user dapat terhisap masuk kedalamnya.

3. Hal-Hal yang dibutuhkan Dalam Pembuatan Game

Trik dan Tahapan Pembuatan Game:

- Tentukan Genre Game
Pertama pikirkan jenis game yang ingin Anda bikin, apakah berjenis, RPG(Role Playing Game) seperti harvest moon, FPS(First Person Shooter) seperti Counter Strike, SPS(Second Person Shooter) seperti 25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting seperti Street Fighter, Racing seperti Need For Speed, atau RTS(Real Time Strategy) seperti Age Of Empire. Disarankan pilihlah jenis game yang sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki ,mudah dan cepat dalam pembuatannya.

- Tentukan Tool yang ingin digunakan
Ini bagian yang terpenting, dengan apakah Anda ingin membuat game tersebut, biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, jika Anda adalah seorang programer maka Anda bisa membuat game dengan bahasa pemograman yang Anda kuasai, tetapi jika Anda adalah orang yang belum begitu menguasai atau sama sekali tidak mengetahui tentang dunia pemograman maka jangan berkecil hati dan jangan menganggap bahwa membuat game dizaman sekarang masih susah, banyak sekali software yang khusus dibuat untuk membuat game dengan genre tertentu, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga Anda hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu Anda dalam membuat sebuah game.

- Tentukan gameplay game
Gameplay adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus Anda tentukan, misal dalam sistem save Anda hanya akan membuat pemain bisa mensave permainan jika jagoannya sudah menuju kesebuah lokasi, kemudian ketika meload karakter jagoan akan kembali ketempat area save, atau ketika dalam menu pemain hanya akan mendapat pilihan menu play game, load game, credit dan quit, atau Anda ingin membuat game yang bercerita tentang seorang mahasiswa yang terlibat dalam perang antar geng jalanan dan mencoba untuk keluar dari permasalahan tersebut. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay.

- Tentukan grafis yang ingin digunakan
Jenis grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai dengan kebutuhan game Anda dan sesuai dengan kemampuan Anda, kemudian pilih software apa yang ingin Anda gunakan dalam membuat gambarnya, pilihlah yang Anda anggap paling mudah digunakan

- Tentukan suara yang ingin digunakan
Tanpa suara akan membuat game Anda kehilangan nilainya, karena itulah pilih suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa Anda bagi-bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu, load menu, shoot, dead, mission sukses, mission failed, loading dan bagian-bagian lainnya, pemilihan suara yang digunakan harus seirama dengan bagiannya, misal untuk bagian mission failed tidak cocok jika menggunakan musik yang bersemangat, haruslah musik yang mengandung kesedihan untuk didengar sehingga akan membuat pemain makin sedih ketika jagoannya kalah.

- Lakukan perencanaan waktu
Dengan perencanaan waktu akan membuat Anda makin bebas melakukan hal lainnya karena perasaan Anda tidak lagi terganggu dengan game yang belum selesai dibuat, kemudian ketika waktu pembuatan game sudah tiba Anda akan membuat game sesuai dengan urutan waktu yang sudah Anda tentukan sehingga Anda tidak bingung bagian game mana yang belum selesai dikerjakan dan yang sudah selesai dikerjakan.

- Proses pembuatan
Yang terakhir lakukan pembuatan game karena semua komponen yang Anda perlukan sudah disiapkan dari awal, lakukan proses pembuatan berdasarkan waktu yang sudah ditentukan, tidak ada salahnya Anda meminta pertolongan orang lain sehingga akan mempercepat proses pembuatan game Anda.

- Lakukan publishing
Ketika Anda sudah selesai membuat sebuah game, publish game Anda menjadi setup jika game Anda harus diinstal terlebih dahulu sebelum dimainkan atau publish menjadi exe jika game Anda bisa langsung dimainkan tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu, metode mempublish tergantung dengan tool yang Anda gunakan untuk membuat game.

4. Jenis-Jenis Game

Action
Biasanya game jenis ini lebih mengkedepankan Aksi di dalam game, entah itu pukul-pukulan, tabrak-tabrakan, ataupun game yang penuh dengan sejumlah jebakan.
Banyak di antara game yang beredar sekarang membumbuhi game tersebut dengan sedikit "Action'' di dalamnya seperti Game RPG, FPS, dan Adventure.

RPG(Role Playing Game)
adalah game yang para pemainna memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama.
Didalam game ini biasanya terdapat unsur seperti experience point, atau perkembangan karakter yang kita mainkan sehingga membuat karakter kita naik level dan semakin kuat. Unsur cerita dalam game RPG sangat kental. Ada yang akhir ceritanya bisa kita tentukan sendiri tergantung apa yang kita lakukan dalam game. peta yang cukup luas. Ada pula jenis lain game RPG ini, diantaranya :

- ARP (Live Action Role Playing) adalah game RPG dimana para pemain bisa melakukan gerakan fisik tokohnya. Biasanya pemain menggunakan kostum dan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan tokoh, dunia dan cerita yang dia mainkan.
- MMORPG (Massively Multiplayer Online Role- Playing Game) adalah game RPG yang melibatkan ribuan pemain untuk bermain game bersama dalam dunia maya.
Contohnya : Avabel, warspear dan masih banyak lagi.

FPS(First Person Shooter)
adalah jenis game tembak- tembakan dengan tampilan pemain adalah tokoh yang dimainkan. Biasanya berupa misi untuk suatu tujuan tertentu. Ciri khas game ini adalah penggunaan senjata jarak jauh.

Adventure Games
game yang mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan fisik namun sangat jarang. Contoh : Tintin, Tomb Raider (PSx), God of War (PSP)

Racing
Game ini sudah pasti gak asing di dengar lagi. udah ada kata kuncinya racing, berarti ya game balapan. Dari balapan mobil, motor sampai kuda juga termasuk game racing. Tujuanya pasti menjadi yang tercepat. Tema yang biasa di ambil di game balapan adalah balapan jalanan dan balapan resmi.

Simulation
Game simulation adalah game yang di buat dari hal hal yang ada di dunia nyata. Mungkin game ini di ciptakan untuk orang yang ingin mencoba sesuatu seperti mengendalikan pesawat terbang tetapi di dunia nyata tidak bisa melakukanya.

Fighting
Bertarung! inilah poin dari fighting Game . Biasanya pemain di bolehkan memilih bebas karakter yang ingin di gunakan. Tujuan game ini mengalahkan musuh dengan bertarung dengan gaya masing masing karakter beserta jurusnya. Dalam game ini pemain menggunakan karakter dan melawan karakter lainya . biasanya pertarungan 1 vs 1 di tempat yang sempit

Sports
Sports game adalah salah satu genre game yang di buat dari olahraga yang ada di kehidupan nyata. Dari pemain, wasit, stadion sampai strategi permainan di perhatikan disini. Tokoh dari game ini biasanya benar-benar ada di dunia nyata.

Arcade
Arcade Game sepertinya adalah nenek moyang dari segala game. Dilihat dari permainanya yang biasanya tanpa ujung dan semata-mata untuk mengejar nilai. Unsur cerita tidak terlalu di perhatikan di sini, walaupun jaman sekarang sudah banyak game jenis ini yang di dandani ulang meskipun sistem dan tujuanya masih sama seperti keluaran jaman sebelumnya.

5. Software-Software Pembuat Game

Game Maker
merupakan aplikasi yang mudah digunakan karena sistemnya hanya drop and drag. Aplikasi ini bisa berjalan di OS Windows Maupun Mac OS. Keunggulan yang paling utama dari game ini adalah memukinkan kita untuk membuat 2D amaupun 3D.
Game Maker dibuat oleh Mark Overmars dengan menggunakan pemrograman Delphi dan saat ini platform tersebut dikembangkan serta dipopulerkan oleh perusahaan software YoYo Games.
Selain sajian fitur yang mudah dengan metode drag & drop, game ini juga mampu dikembangkan lebih lanjut ke dalam game professional jika diinginkan.

Game Salad
Aplikasi yang satu ini pada awalnya diciptakan untuk membuat game pada IOS, tablet dan lainnya setara UNIX, namun sekarang sudah tersedia untuk windows bagi para pengembang game untuk OS Android. Game Salad merupakan aplikasi yang sama dengan kedua aplikasi diatas yaitu sistemnya drag & drop dan yang jadi pengatrannya disini adalah di bagian property yang sudah merupakan istilah umum.
Game salad juga sudah melampirkan template yang bisa anda gunakan, tapi jika anda ingin lebih inovatif lagi, anda bisa membuat atau membelinya. Untuk para penjual accessories game juga bisa menjual produk template mereka di App Store.

Stencyl
Stencyl merupakan salah satu aplikasi yang dapat kita gunakan dalam membuat game. Platorm pembuat game ini termasuk kategori yang flesibel. Selain bisa bekerja di berbagai system operasi seperti Android, IOS dan lainnya, Stancyl juga memukinkan kita untuk mengeksport file ke SWF sehingga mudah dijalankan di Adobe Flash Player  maupun HTML 5. Yang tidak kalah menarik juga, dengan keunggulan tersebut, kita dapat memasarkan aplikasi game dengan mudah.

Unity 3D
Aplikasi ini juga bisa dikatakan aplikasi pembuat game yang paling populer. Bila Game Maker untuk pembuat game yang tidak bisa scripting maka Unity 3D untuk pembuat game yang Expert . Keuntungan adalah gamenya bergrafis bagus dan gameplaynya pasti manstab tapi sayang, aplikasi ini membutuhkan script yang tentu saja sulit dan software ini cukup mahal lisensinya.

FPSCreator 
Software  ini dikhususkan untuk membuat game bergenre FPS ( First Person Shooter ). Sayang, grafiknya tidak sebagus game FPS yang populer tetapi bila anda kreatif, game playnya bisa mengalahkan grafik.

dll. 

SUMBER :

https://tito0809.wordpress.com/2011/02/13/pengertian-sejarah-dan-perkembangan-game/http://kiezie-shaden.blogspot.com/2014/04/tugas-softskill-pengantar-teknologi.html 
http://myrahma.blogspot.com/2010/02/softskill-minggu-ke-3-pengantar.html
http://denireja.blogspot.com/2015/03/blog-post.html