FOOTBALL FIGHTING AND FASHION

Rabu, 23 Maret 2016

Perbedaan Windows, Linux dan Mac OS

Nama    :  Arif Noviyanto
NPM     :  51412117
Kelas    :  4IA25
 
Tugas Softskill Pengantar Komputasi Modern




1. Windows

Windows adalah sebuah sistem operasi yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft yang ada di Amerika. Sedangkan sistem operasi adalah sistem dasar untuk mengoperasikan sebuah alat elektronik. Jadi, sistem operasi Windows adalah sistem operasi yang digunakan di dalam sebuah alat elektronik yang bisa ditambahkan sebuah program baru sesuai dengan keinginan pengguna, contohnya didalam sistem operasi Windows itu ditambahkan program Microsoft Office, untuk membantu pengetikan di dalam komputer.
 
Kelebihan Windows :

- Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan.
- Bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang bersamaan.
- Bisa sharing data aplikasi yang lain dengan mudah.
- Terdapat Banyak aplikasi yang kompetibel dengan windows.
- Enduser / orang yang awam tentang komputer mudah untuk menjalankannya.
- Banyak didukung oleh vendor hardware dan software.
- Digunakan oleh mayoritas pengguna komputer di dunia.

2. Linux

Linux adalah sistem operasi open source yang bisa digunakan secara cuma-cuma (gratis) untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Awal pertama Linux dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linux Torvald. Linux adalah turunan dari Unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras komputer mulai dari intel x86 sampai dengan RISC.

Kelebihan Linux :

- Licensi yang gratis (Terbuka dan Bebas) bahkan banyak yang bisa didapat dengan    cara download
- Linux bisa berinteraksi dengan operating system lain dengan cara kompabilitas file system,   kompabilitas network, dan emulasi operating system.
- Virtual memori membuat linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program-program yang lebih dari seharusnya karena penggunaan swap memori.
- Stabilitas linux sangat luar biasa stabil, jika dikonfigurasi dengan benar, sysitem linux akan hidup terus menerus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak), lain dengan windows yang memerlukan reboot berkala untuk menjaga stabilitas.
- Linux mewarisi tradisi Unix dengan mendukung adanya file permission, yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa izin dari pemiliknya, karena itu virus pada dasarnya tidak dikenali didunia linux.
- Didukung oleh ribuan programmer di seluruh dunia.

Kekurangan Linux :

- Aplikasi yang tersedia belum sebanyak windows.
- Operating system yang tidak sepenuhnya GUI (Graphical User Interface).
- Meskipun sudah menggunakan X-windows seperti GNOME dan KDE.
- Dan yang tidak lupa menurut pengalaman saya operating system yang lumayan sulit untuk dipelajari.

3. Macintosh Operating System

Macintosh Operating System pertama kali dibuat oleh perusahaan Apple Inc. dengan desain yang elegan dan mudah dipahami oleh para user/brainware. Macintosh Operating System adalah sistem operasi pertama yang menggunakan Graphical User Interface, sebuah sistem operasi yang menggunakan gambar (tidak hanya teks).

 Kelebihan Mac OS :

- Mac OS Tidak mudah terkena virus. Dirancang dengan security oriented, Mac OS tidak diganggu oleh serangan konstan dari PC virus dan malware. Namun tidak juga memperlambatanda dengan peringatan keamanan konstan dan interupsi lainnya.
- High Performance. Khusus pada Mac Os X- dengan prosesor Intel terbaru dan inovasi terbaik lainnya, Mac OS dapat melakukan semua hal yang hanya dapat dilakukan Mac dengan kecepatan yang menakjubkan.
- User-Friendly. Dengan tampilan GUI yang sangat menarik, menjadikan Mac OS sebagai salah satu OS yang banyak diminati khususnya oleh para graphic desainer.

Kekurangan Mac OS :

- Mac OS tidak bisa dirakit sendiri karena apple sudah tidak memberi lisensi untuk perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS.
- Software di Mac OS tidak begitu lengkap. Pengaruh dominasi Microsoft windows selama .bertahun-tahun membuat user sudah sangat terbiasa dan enggan beradaptasi dengan OS terbaru.
- Biayanya mahal.
- Hanya berguna untuk graphic desaigner.
- Tidak dapat digunakan dalam waktu bersamaan.
- Softwarenya tidak lengkap dan tidak cocok bermain game karena tampilannya kurang bagus.

SUMBER : 


Selasa, 05 Januari 2016

Pengantar Bisnis Informatika – Brosur

Tugas Kelompok Pengantar Bisnis

Nama : Arif Noviyanto
Kelas : 4IA25
NPM : 51412117

Brosur Ginu Store

Dijual accessories handphone dan accessories laptop




Pengantar Bisnis Informatika – Kanvas Model

Tugas Kelompok  Pengantar Bisnis Informatika

Nama : Arif Noviyanto
Kelas : 4IA25
NPM :  51412117

Kanvas Model Ginu Store

Senin, 30 November 2015

TES AWAL VSLM



Diketahui :
*Sebuah Gedung 5 lantai
*IP Lokal 200.0.1.0/24
*IP Lokal 200.0.2.0/24
*Kebutuhanperlantai :
# 11 PC untuk AccountungStaff
# 3 PC untuk Ruang Server
# 7 PC untuk ITStaff
# 28 PC untuk OperatinalStaff
# 30 PC untuk CSStaff
1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA
2. SUBNET SESUAI KEBUTUHAN
TULISKAN SUBNET DALAM TABEL

1. Skema Jaringan




2. IP : 200.0.1.0/24

Tersedia alamat IP: 254
Jumlah alamat IP yang dibutuhkan: 3
Tersedia alamat IP dalam subnet dialokasikan: 6




IP :200.0.2.0/24
Tersedia alamat IP dalam jaringan utama: 254
Jumlah alamat IP yang dibutuhkan: 76
Tersedia alamat IP dalam subnet dialokasikan: 88
 




TES AKHIR VLSM






JAWAB :




DNS APPLICATION LAYER

Nama : Arif Noviyanto
Kelas : 4IA25
NPM : 51412117 

Soal :

1. Bagaimana konsep DNS dalam jaringan komputer ?
2. Bagaimana aplikasi DNS dalam jaringan yang sesungguhnya ?
3. Jelaskan perbedaan primary master, secondary master dan caching only ?

Jawab :

1. Domain Name System (DNS) merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya.
Struktur database DNS berbentuk hierarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. Cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat berupa host, subdomain, ataupun top level domain.
Domain teratas adalah root. Domain ini diwakili oleh titik. Selanjutnya, domain yang terletak tepat di bawah root disebut top level domain. Beberapa contoh top level domain ini antara lain com, edu, gov, dan lain-lain. Turunan dari top level domain disebut subdomain. Domain yang terletak setelah top level domain adalah second level domain, dan domain yang berada di bawah second level domain disebut third level domain, begitu seterusnya
Mesin DNS bisa menggunakan Server OS Windows server yang dijadikan mesin DNS atau sebuah Server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND (Berkeley Internet Name Domain) / DJBDNS yang sering digunakan, hampir 75 % implemetasi DNS menggunakan BIND.

2. Cara Kerja DNS (Domain Name System)
Secara sederhana cara kerja DNS bisa dilihat pada gambar berikut ini:
DNS menggunakan relasi client – server untuk resolusi nama. Pada saat client mencari satu host, maka ia akan mengirimkan query ke server DNS. Query adalah satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS.
  1. Pada komputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang biasa disebut name server.
  2. Name server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server  root server.
  3. Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website / server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh DNS server.
Jika permintaan tidak ada pada database, name server akan menghubungi server root dan server lainnya dengan cara sebagai berikut :

  1. Saat kita mengetikkan sebuah nama domain misalnya http://www. neon.cs.virginia.edu pada web browser, maka aplikasi http (resolver) akan mengirimkan query ke Name Server DNS Server local atau DNS Server Internet Service Provider.
  2. Awalnya name server akan menghubungi server root. Server root tidak mengetahui IP Address domain tersebut, ia hanya akan memberikan IP Address server edu.
  3. Selanjutnya name server akan bertanya lagi pada server edu berpa IP Address domain neon.cs.virginia.edu. Server edu tidak mengetahui IP Address domain tersebut, ia hanya akan memberikan IP Address server virginia.edu.
  4. Selanjutnya name server akan bertanya ke server virginia.edu tentang IP Address neon.cs.virginia.edu. Dan server virginia.edu hanya mengetahui dan memberikan jawaban berupa IP Address server cs.virginia.edu
  5. Selanjutnya name server akan bertanya ke server cs.virginia.edu tentang IP Address neon.cs.virginia.edu. Dan barulah cs.virginia.edu mengetahui dan menjawab berapa IP Address domain neon.cs.virginia.edu.
  6. Terakhir barulah computer client bisa secara langsung menghubungi domain neon.cs.virginia.edu dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh server cs.virginia.edu.
  7. IP Address milik neon.cs.virginia.edu kemudian akan disimpan sementara oleh DNS server Anda untuk keperluan nanti. Proses ini disebut caching, yang berguna untuk mempercepat pencarian nama domain yang telah dikenalnya.
3. Perbedaan jenis-jenis DNS server
  • Primary (master)
Sesuai dengan namanya, primary (untuk versi 4.x) atau master (untuk versi 8.x) adalah pemegang daftar lengkap dari sebuah domain yang dikelolanya. Server ini memegang otoritas penuh atas domainnya. Misalkan server ns1.itb.ac.id memegang otoritas penuh atas domain *.itb.ac.id. Otoritas penuh di sini berarti server ini yang bertanggung jawab untuk ditanyai nama-nama host berdomain itb.ac.id dan sub-sub domain dibawahnya. Selain itu hanya server ini yang dapat membuat sub-domain di bawah itb.ac.id.
  • Secondary (slave)
Server ini adalah backup dari primary server. Sama seperti primary, secondary juga memuat daftar lengkap sebuah domain. Hubungan antara primay dan secondary ini kurang lebih seperti mirror. Bila ada perubahan di primary server, secondary terus mengikutinya secara periodik. Oleh karena itu, secondary memerlukan izin dari primary untuk melakukan sinkronisasi ini. Sinkronisasi ini lazimnya disebut sebagai zona transfer. Secondary diperlukan sebagai backup bila Primary crash atau sibuk dan untuk mempermudah pendelegasian.
  • Cache
Jenis ini tidak mempunyai data nama-nama host dari domain tertentu. Ia hanya mencari jawaban dari beberapa DNS server terdekat. Setelah jawaban didapatkan, datanya disimpan dalam cache untuk keperluan mendatang. DNS server cache merupakan yang paling mudah untuk dikonfigurasi.